lorong lorong waktu sepi dari para pejalan
mata mereka lebih banyak kalah
dan menyerahkannya kedalam malam
Lail,pada gugusan bintang yang membujur
langit menghitam menyembunyikan segala misteri
dari balik cahaya rembulan
kerlap kerlip gemintang menjadi teman
menuntun jalan
dengan sedikit cahaya remang remang
di bawah bayang rembulan
Lail,rembulan dan berjuta bintang
yang bertebaran seluas langit diatas sana
kemudian diam membisu,
tenang
di dalam asma-Nya dan merunduk
Lail,cahaya rembulan dan bintang yang bertebaran
kemudian meredup
cahaya-Nya yang kemudian menenggelamkan segala cahaya
yang pernah kau lihat,
engkaupun akan terhempas jika masih berada dalam egomu
dan akan sirna di dalam cahaya-Nya jika masih merupa setitik cahaya
Lail,cahaya-Nya yang menelusup kerelung relung hatimu
kemudian menerangi,
membekukan tulang tulang yang kau rasa gigil
hingga kerelung palung di jiwa
mematikan seluruh indra
dan membinasakan segala keakuan yang adayang sering mengada ada
Lail,,Ialah cahaya di dalam cahaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar